SHARE
  1. NIRMANA DWIMATRA
  2. Pengertian Nirmana Dwimatra

Nimana dwimatra atau seringkali disebut nirmana dua dimensi biasanya dibuat di atas media canvas atau kertas. nirmana dwimatra masuk dalam tutorial desain grafis. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Untuk mendapatkan nirmana dwi matra biasanya dimulai dari pembuatan objek dasar seperti persegi, lingkaran, segitiga, segi lima, segi enam dan bentuk dasar lainnya. Bentuk dasar tersebut kemudian ditata dan disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah pola. Pola dan bentuk dari nirmana dwimatra biasanya disusun dengan cara memutar objek dua dimensi ( rotate ), memiringkan objek ( skew ), menduplikasi objek ( duplicate ), merubah ukuran ( transform ), membalik objek dwimatra ( mirror ), dan atau langkah kombinasi dari kesemuanya.

  1. Contoh-contoh Karya Nirmana Dwimatra :

  1. Ruang Lingkup Nirmana Dwimatra

Nir: tidak Mana: bentuk atau makna. Artinya, bentuk atau rupa yang dihasilkan dalam kegiatan ini, tidak memiliki makna dan fungsi apapun. Dengan kata lain, proses membuat komposisi dan perupaan tidak diarahkan pada sebuah fungsi, melainkan, bagaimana unsur dan prinsip rupa membentuk sebuah komposisi, hingga didapat sebuah karya yang memiliki nilai, yang sesuai dengan kaidah dalam ilmu seni.

  1. Tujuan mempelajari Nirmana Dwimatra

Dengan mempelajari nirmana, seseorang diharapkan akan memiliki pengertian, dapat mengasah ketrampilan, dan mempertajam kepekaan terhadap segala sesuatu yang menyangkut dunia desain. Bahkan tipografi juga akan dikembangkan dari nirmana. Oleh karena itu, nirmana wajib dipelajari dengan melakukan banyak latihan secara continyu untuk dapat menghayati seni rupa dan seni desain dengan baik. Bahkan mungkin di saat mempelajarinya akan terambah pula pula cabang seni yang lain. Di dalam nirmana, seseorang akan mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan seni rupa dan desain melalui tahap-tahap yang sangat mendasar. Desain dikembangkan dari seni rupa. Sehingga yang dipelajari pada awalnya akan menyerupai.

  1. NIRMANA TRIMATRA
  2. Pengertian Nirmana Trimatra

Nimana trimatra atau seringkali disebut nirmana tiga dimensi biasanya dibuat sebagai aksen dalam tata ruang. Nirmana adalah pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang dan tekstur menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana dapat juga diartikan sebagai hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra, trimatra yang harus mempunyai nilai keindahan.

Pada nirmana tri matra biasa kita akan mempelajari bagaimana nirmana dibentuk sesuai dengan tata rupa yang pastinya mempunyai kaidah dan prinsip seni rupa. Nirmana trimatra mempunyai gempal atau ketebalan dan dimensi yang tidak dimiliki oleh nirmana dwimatra

  1.    Contoh-contoh Karya Nirmana Trimatra

  1. Ruang Lingkup Nirmana Trimatra

Kata Trimatra tri.mat.ra Nomina (kata benda) berukuran tiga; tiga dimensi; tiga matra Itulah definisi dari Trimatra, untuk mencari definisi yang lain dapat menggunakan kotak penelusuran. Didalam nirmana trimatra dipelajari berbagai hal tentang warna, bentuk, tekstur, kontur, ruang, dimensi, komposisi, proporsi, irama, kesatuan dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan nirmana trimatra lebih cenderung mempelajari pada suatu hal yang berdimensi yang memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi. Cara membuat karya nirmana trimatra dapat dimulai dari pembuatan objek dwimatra (objek dua dimensi) yang kemudian ditransformasikan atau kita rubah ke dalam bentuk objek tiga dimensi. Perbedaan utama nirmana trimatra dan nirmana dwimatra adalah pada dimensi bentuk karyanya. Kalau nirmana dwimatra / dua dimensi hanya memiliki bentuk dimensi panjang dan lebar saja, tetapi kalau nirmana trimatra / tiga dimensi memiliki bentuk dimensi panjang, lebar, dan tinggi.

  1. Tujuan Mempelajari Nirmana Trimatra

Tujuan dari mempelajari nirmana trimatra adalah untuk melatih kepekaan estetis dan kemampuan kreatif kita terhadap suatu karya yang bernilai seni, dan selain itu melatih kita untuk membuka usaha dari hasil karya tersebut.

  KESIMPULAN

Seni rupa dwi matra (dua dimensi) adalah merupakan hasil karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang dan lebar, atau berbentuk bidang seperti lukisan, karikatur, batik, ilustrasi, dan corak batik seperti batik Pekalongan, Cirebon, dan Yogyakarta.

Seni rupa tri matra (tiga dimensi) adalah merupakan hasil karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi atau benda yang mempunyai volume. Seperti patung, bangunan, keramik, dan relief.

Perbedaan utama nirmana tri matra dan nirmana dwi matra adalaah pada bidang dan objeknya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here