SHARE
  1. Naskah Media Audio

Media audio adalah media yang menyajikan informasi dalam bentuk audio atau suara dan untuk menerima informasi tersebut menggunakan indra pendengaran. Format audio yang dapat disajikan adalah suara manusia (narative), musik, lagu/vocal, dan sound effect. Arif S. Sadiman mengemukakan bahwa media audio adalah sebuah media yang hanya mengandalkan bunyi dan suara untuk menyampaikan informasi dan pesan. Program audio dapat menjadi indah dan menarik karena program ini dapat menimbulkan daya fantasi pada pendengarnya. Informasi dalam media audio dapat dikemas dalam beberapa format sajian, diantaranya adalah:

  1. Dialog atau diskusi(narrative). Format ini menyajikan dua orang atau lebih yang memiliki kedudukan yang sama, membicarakan satu tema yang berisi materi pelajaran.
  2. Tutorial. Ciri khas dari format ini didalamnya terlibat dua pihak, yaitu siswa yang diberi bimbingan dan tutor yang memberikan bimbingan.
  3.  Megazine. Informasi yang disajikan pada program audio jenis magazinelebih banyak dan bervariasi.
  4.  Drama. Format ini menyajikan informasi dalam bentuk sajian drama.

Berikut beberapa petunjuk yang perlu kita ikuti dalam menulis naskah program media audio, seperti yang dikemukakan oleh Arif S. Sadiman. Bahasa. Bahasa yang digunakan dalam media  audio adalah bahasa percakapan, bukan bahasa tulisan. Kalimat yang digunakan sedapat mungkin kalimat tunggal dan menggunakan kalimat-kalimat yang pendek.

Musik dalam program audio. Program audio hanya mengandalkan kepada suara saja. Agar pendengar tidak bosan mendengarkan program, maka perlu menggunakan musik dalam program audio. Dengan demikian perlu diperhatikan pemilihan musik yang akan digunakan dalam program media audio, diantara musik yang digunakan adalah:

  1. Musik Tema. Musik tema adalah musik yang menggambarkan watak atau situasi tertentu sesuai dengan program sajian. Musik tema dibuat secara khas, harus berbeda dengan musik yang sudah ada sehingga menjadi ikon ciri khas dari sebuah program audio. Musik transisi. Musik ini digunakan sebagai penghubung dua adegan, durasi musik ini tidak perlu panjang cukup 15 sampai 20 menit. Hal ini perlu diperhatikan karena perpindahan adegan tanpa disertai dengan musik transisi, membuat perpindahan menjadi kaku, dan tidak smooth.
  2. Musik jembatan(bridge). Musik ini merupakan bentuk khusus dari musik transisi, yaitu berfungsi menjembatani dua buah adegan. Musik ini digunakan apabila suasana adegan terdahulu adalah suasana sedih sedangkan suasana berikutnya gembira dan diakhiri dengan suasana gembira.
  3. Musik latar belakang. Musik ini digunakan sebagai pengiring pembacaan teks atau percakapan dan sering juga disebut sebagai “background music”. Maksudnya supaya teks dapat meresap kehati pendengar, karena musik ini dapat memberikan variasi, memberikan tekanan dan menciptakan suasana.
  4. Musik smash. Adalah musik yang digunakan untuk membuat kejutan atau tekanan. Musik ini digunakan dengan singkat tetapi pada saat yang tepat.

Beberapa istilah teknis yang digunakan dalam naskah audio. Sebelum membuat naskah audio diperlukan pengetahuan tentang istilah-istilah teknis, yaitu:

  1. ANNOUNCER(ANN); pihak yang memberikan informasi tentang suatu acara akan disampaikan. Atau dengan kata lain berfungsi untuk membuka sebuah program audio.
  2. NARRATOR(NAR); fungsinya hampir sama dengan fungsi announcer, namun perbedaannya narrator menginformasikan sajian materi. Jadi narrator sudah berada dalam program.
  3. MUSIK; musik perlu dituliskan dalam naskah, yang menunjukan bahwa pada adegan tersebut perlu disisipkan musik yang sesuai.
  4. SOUND EFFECT (FX); adalah suara-suara yang terdapat dalam program audio untuk mendukung terciptanya suasana atau situasi tertentu. Sound effectdapat berupa suara alamiah, atau sengaja dibuat dengan manifulasi tertentu.
  5. FADE IN DAN FADE OUT; adalah simbul yang berarti bahwa pada adegan tersebut musik masuk secara perlahan (fade in)dan jika musik sedang berjalan maka hilangnya pun secara perlahan (fade out).
  6. OFF MIKE; situasi dimana suara ditimbulkan seolah-olah dari kejauhan. Untuk menimbulkan efek ini sumber suara harus menjauhi mike.
  7. IN-UP-DOWN-UNDER-OUT;simbol ini menjelaskan bahwa musik masuk secara perlahan (IN), kemudian naik (UP) setelah musik naik secara optimal maka kembali turun secara cepat (DOWN), kemudian musik perlahan rendah dan terus bertahan rendah selama beberapa menit (UNDER) sampai akhirnya musik perlahan menghilang (OUT).

Format Naskah Audio. Pada umumnya format naskah audio menggunakan format dua kolom, seperti contoh berikut ini:

No Pelaku / jenis suara Teks / isi suara
Kolom diisi nama pelaku dan jenis suara yang akan di ucapkan/disajikan pada keseluruhan program audio.. Pada kolom ini berisi teks dan isi suara narasi, dialog, musik, dan sound effect.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here